Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Menghitung Kebutuhan C-Organik Pada Budidaya UdangCara paling sederhana

C ara paling sederhana dan mudah untuk menghitung penambahan C-organik dari protein pakan. Kasarnya suplementasi karbohidrat dapat dihitung sbb : % protein pakan x 0.16 x 50% x   ___ 4 _____                                                    50% x 40% 4 (C/N rasio dalam jaringan mikrobial), 50% (Kandungan C) dalam CHO,  40% (efisiensi sintesa protein mikrobial). 4/50%*40% = 20 Dengan demikian, semakin tinggi protein pakan maka akan semakin banyak dibutuhkan karbohidrat untuk mendapat C/N rasio yang tinggi tinggi . C/N rasio pakan (kandungan protein 35% )  dapat dihitung dari : _____ 50% ___ = 8.93 ~ 9                                                                                                            0.16  x  0.35 Nilai CN ratio 8-9  masih sangat rendah, oleh karenanya masih  membutuhkan penambahan karbohidrat (setidaknya C/N rasio 12.5 setara pakan berprotein 25% . Idiealnya untuk menumbuhkan bioflok  opti

Budidaya udang vaname

Gambar
  BUDIDAYA UDANG VANAME 1. BENIH 1.1 Pemilihan B enih a.          Benih udang berse r tifikat atau surat keterangan sehat ; b.         B enih vaname tidak terdeteksi virus WSSV, TSV, IMNV; IHHNV. Dilengkapi laporan hasil uji dari laboratorium . c.          Secara visual ukuran seragam (>95%) panjang minimal      0,8 cm (PL 10) . d.         Benih dilakukan adaptasi sesuai salinitas air tambak. e.          Benih diangkut dengan teknik transportasi yang baik sesuai persyaratan SNI . 1.2.    Penebaran B enih a.          Dil akukan adaptasi suhu dengan cara mengapungkan kantong dalam air atau menambah air sedikit demi sedikit dalam kantong tempat benur. Sambil adaptasi suhu dilakukan penghitungan jumlah benih dalam kantung sebagai samp el . b.         Penambahan pakan artemia sebelum ditebar. c.          Penebaran benih udang dengan kepadatan  3 0 - 7 0 ekor/m 2 dengan rataan 5 0 ekor/m 2 tergantung k etersediaan sarana dan prasarana. Waktu penebaran dila

Persipan Tambak

Persiapan tamb ak 1 .    Persiapan K onstruksi T ambak 1.1. Pengedapan P ematang Utama a.     Pengeringan, p engedapan dan peninggian pematang utama yang membatasi kawasan/ cluster tambak dengan kawasan tambak lain . b.     Ketinggian pematang utama disesuaikan dengan kondisi lahan sehingga terhindar limpasan air pasang atau banji r . 1.2. Pengedapan dan P eninggian P ematang A ntara a.     P engedapan pematang antara petak tambak pembesaran dalam kawasan tambak. b.     Peninggian pematang antara agar mampu menampung air minimal 80 cm . 1.3. Pemasangan P agar B iosekuriti ( fe ncing ) a.     Pemasangan pagar biosekuriti dilakukan pada pematang utama yang mengelilingi kawasan tambak. b.     Pagar biosekuriti dapat menggunakan plasti k , waring kasa dengan cara pemasangan tegak dan ketinggian minimal 30 cm untuk mencegah masuknya hewan dan kru st a c ea lainnya. c.     Plastik m asuk ke dalam pematang sekitar 10 cm. 2 .    Perbaikan D asar T amba