Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

PENTINGNYA KETERBUKAAN

Gambar
   Pentingnya Keterbukaan Kelompok dan Pemerintah/Mitra   (MENGGUNAKAN MEDIA POSTER MONYET DAN 2 EKOR IKAN) Pentingnya Keterbukaan Tujuan             : Peserta menyadari pentingnya keterbukaan dengan mitra & instansi                           Terkait. Metode            : Cerita bergambar, curah pendapat Media              : Cerita monyet dan dua ekor ikan Langkah-langkah ; 1.           Fasilitator menempelkan gambar monyet dan 2 ekor ikan didepan kelas 2.           Fasilitator meminta 2 atau 3 orang peserta untuk bercerita sesuai dengan isi gambar tersebut menurut versi mereka masing-masing 3.           Cerita peserta ditanggapi dan fasilitator menuturkan cerita sebenarnya selesai bercerita fasilitator menanyakan kepada peserta : Ø    Mengapa ikan mati ? Ø    Haruskah ikan mati ? Ø    Mengapa monyet yakin betul bahwa ikan tersebut sangat memerlukan pertolongan ? ¨           Apa yang harus dilkukan ikan agar ia tidak mati ? ¨           Apa yang haru

Memotivasi Pelaku Utama Dalam Berusaha

Gambar
   Memotivasi Pelaku Utama Dalam Berusaha "Dinamika Kehidupan"   Tujuan             : Peserta menyadari bahwa roda kehidupan ”keberhasilan dan kegagalan”                            Silih berganti. Metode            : Permainan, Curah pendapat Media              : Permainan Aduan Burung Dara Langkah-langkah ; 1.           Peserta dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok kanan dan kiri. 2.           Masing-masing kelompok diminta untuk mengikuti ayunan tangan fasilitator dengan cara bertepuk tangan 3.           Apabila ayunan tangan kanan fasilitator semakin naik maka kelompok kanan bertepuk tangan semakin keras, sedangkan apabila ayunan tangan kanan fasilitator semakin menurun maka kelompok kanan bertepuk tangan semakin pelan.  Begitu juga halnya dengan ayunan tangan kiri fasilitator. 4.           Penggalian pendapat dilakukan dengan menanyakan perasaan peserta pada saat tepuk tangannya diatas keras dan dibawah pelan 5.           Fasilitator mengarahka

Menghitung SR dan FCR Udang Vaname saat Kegiatan Produksi

Gambar
Pendugaan SR dan FCR Saat Kegiatan Produksi Berjalan Penulis menyarankan untuk membaca postingan sebelumnya tentang " Manajemen Pakan Udang dengan Sistem Anco   dan  Pendugaan Populasi Udang Melalui Pakan Harian  ". Pendugaan SR dan FCR kita harus mengetahui  beberapa data ada di tambak diantaranya : Estimasi jumlah populasi udang  Jumlah tebar udang  Jumlah pakan komulatif  Estimasi biomassa udang Sama seperti pada pendugaan populasi udang metode ini sangat bergantung pada monitoring pakan harian.  Dari pakan harian, feeding rate dan sampling udang awalnya kita akan memperoleh data:  Jumlah pakan harian  Berat rata rata udang  Estimasi biomassa Estimasi Populasi  Dari data di atas ditambah dengan data  jumlah pakan  dan data jumlah tebar maka akan di peroleh data SR dan FCR nya dengan rumus sebagai berikut: Diketahui dari  postingan  Pendugaan populasi dari pakan harian  kita memperoleh beberapa data yaitu umur

Cara mengetahui berapa estimasi udang di tambak

Gambar
Pendugaan Populasi Udang Melalui Pakan Harian Pendugaan populasi sangat penting dalam budidaya udang. Ada beberapa cara dalam melakukan pendugaan populasi salah satunya dengan perhitungan dari pakan harian. Adapun sebelum melakukan analisa populasi melalui pakan harian maka ada beberapa data yang perlu disiapkan, diantaranya : Jumlah pakan harian  Berat rata rata udang  Feeding rate pakan standar  Jumlah pakan harian dapat diketahui dari buku monitoring pakan yang dicatat setiap hari, Berat rata rata udang diketahui dengan melakukan sampling pada udang yang kemudian dihitung berat rata ratanya, sedangkan Feeding rate bisa mengacu pada program pakan. Pabrikan pakan biasanya memiliki standard Feeding rate masing masing, tetapi biasanya tidak jauh berbeda. Berikut adalah contoh standard feeding rate yang biasa saya gunakan.  Berikut adalah rumus yang biasa digunakan dalam menghitung biomassa dan jumlah populasi:  Keterangan :  Biomassa